You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 BPLHD DKI Ambil Sampel Limbah Sungai Ciliwung
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

BPLHD DKI Periksa Kualitas Air Sungai Ciliwung

Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta mengecek kualitas air di Sungai Ciliwung mulai Jembatan TB Simatupang, Tanjung Barat Jakarta Selatan hingga Bidara Cina, Jakarta Timur.

Ini untuk menindaklanjuti arahan Pak Gubernur terkait kualitas air di sungai

Pengecekan kualitas air dilakukan dengan mengambil sampel air sungai dan air limbah dari outlet pembuangan industri dan saluran penghubung (PHB) yang mengalir ke Sungai Ciliwung.

Kepala BPLHD DKI Jakarta, Junaedi mengatakan, pengambilan sampel ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kualitas air sungai dan kualitas air limbah yang dibuang dari outlet industri atau kegiatan lainnya ke aliran Sungai Ciliwung.

Sebagian Besar Air Sungai di DKI Tercemar

"Ini untuk menindaklanjuti arahan Pak Gubernur terkait kualitas air di sungai," katanya, Kamis (2/6).

Ia menjelaskan, pengecekan kualitas air Sungai Ciliwung dilakukan Tim Pengawas Lingkungan yang terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH), polisi, petugas laboratorium dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Hasil uji laboratorium akan dianalisa. Jika industri tidak memenuhi ketentuan maka diberikan surat pemberitahuan. Apabila masih tidak taat juga dilakukan observasi ke lapangan dan jika terdapat pelanggaran akan diberikan sanksi administrasi, mulai dari teguran sampai pencabutan izin," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati